Fans Club Pekalongan: Pencekalan Miyabi = Diskriminasi

Selain mengundang penolakan, rupanya rencana kedatangan Maria Ozawa alias Miyabi juga mengundang banyak dukungan masyarakat. Walaupun akhirnya Miyabi memang batal datang ke Indonesia, namun puluhan pemuda yang tergabung dalam Fans Club Pekalongan, Kamis (15/10), menggelar unjuk rasa untuk mendukung kedatangan tersebut.
Mereka menilai larangan Miyabi ke Indonesia merupakan suatu tindakan pelanggaran hak asasi manusia dan mendiskriminasikan kepentingan seseorang.
Aksi dukungan terhadap artis dari Jepang ini diawali dengan menggelar spanduk dan orasi damai di Bundaran Tugu Durian, kota Pekalongan, serta membagikan ratusan stiker dan pamflet kepada para pengguna jalan.
Pengunjuk rasa juga menempelkan sejumlah poster bergambar Miyabi dengan bertuliskan, ‘Selamat Datang Miyabi, Hormatilah Hak Asasi Manusia, dan Jangan Ada Diskriminasi’.
Koordinator Aksi, Mustofa Amin, mengatakan, mereka menyayangkan adanya larangan Maria Ozawa ke Indonesia untuk sekedar membintangi dalam sebuah film komedi.
“Kedatangan Miyabi ke Indonesia bukan untuk membuat film porno melainkan film komedi. Namun kenapa dirinya tidak diperbolehkan ke Indonesia,” katanya.

yg demo bukan atas dasar HAM tapi karna penasarn pengen liat sexinya MIYABI,jangan bawa2 HAM deh,kan tau sendiri meskipun LEBELnya komedi tetep aja isinya……..komedinya adalah dikit,kaya SUSTER MANDI JUNUB,itu kan ada PORNONYA,ada KOMEDINYA,ada HORORNYA,ada2 aja,artisnya kan JEPANG juga gantinya MIYABI.